Serba-Serbi Opini Indonesia

Selera Amerika dan Garis Ekonomi Trio Ekonom

ARAH ekonomi Indonesia 2009-2014 akan berjalan dalam koridor trio ekonom: Boediono, Sri Mulyani, dan Mari Elka Pangestu. Menurut Direktur Pelaksana Econit Advisory Group, Hendri Saparini, ketika SBY menggandeng Boediono sebagai pasangannya dalam pemilihan presiden, sebenarnya sudah terbaca ekonomi Indonesia mau dibawa ke mana. Apalagi ketika Sri Mulyani dan Mari Elka Pangestu kembali dipertahankan sebagai Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan. “Siapa pun yang masuk tim ekonomi, mereka tidak akan bisa melakukan terobosan di luar garis ekonomi Boediono, Sri Mulyani, dan Mari Pangestu,” kata Hendri kepada Rukmi Hapsari dari Gatra. Mereka bertiga adalah pendorong liberalisasi.

(lagi…)


Ditulis dalam Gatra

Pertaruhan Golkar

Yudi Latif
Cendekiawan muslim

Kekuatan uang mengancam masa depan partai dan negara. Jauh-jauh hari, Jurgen Habermas mengingatkan bahwa ruang publik yang sehat harus bebas dari dikte-dikte kuasa uang. Mengapa begitu?

Politik dan republik merupakan ranah publik, adapun dunia usaha merupakan ranah privat. Partai politik diidealisasikan sebagai medium (interface) untuk mengatasi konflik kepentingan antarkekuatan privat yang mengarah pada hukum rimba, dengan jalan memperjuangkan kepentingan kolektif dan kebajikan publik.

(lagi…)


Ditulis dalam Gatra
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.