Serba-Serbi Opini Indonesia

“Globalisasi …, Jangan Rampas Hak Kami …”

04/11/2009
2 Komentar

Jenny Suziani

Aktifis Trade Union Rights Centre – International Labor Rights Fund

 

Catatan Dari Redaksi: Artikel ini merupakan hasil penelitian Jenny Suziani yang temuan lengkapnya sudah tersusun dalam sebuah buku yang siap untuk diterbitkan. Atas persetujuan Ibu Suziani sebagai peneliti dan penulis buku, Global Future Insitute mendapat kehormatan untuk menyajikan ke hadapan sidang pembaca rangkuman singkat hasil penelitian ini di situs kami. Adapun temuan lengkap penelitian ini, semoga akan segera terbit dalam bentuk buku dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi.
Semoga temuan Ibu Suziani yang cukup informatif ini, semoga bermanfaat adanya. Untuk itu komentar, masukan maupun kritik, sangatlah kami harapkan.

 

(lagi…)


Ditulis dalam The Global Review

Sosial Demokrasi di Amerika Latin: Jalan Alternatif atau Bentuk Kompromi terhadap Neoliberalisme?

Nur Iman Subono

“Is Social Democracy Possible in Latin America?”, adalah judul salah satu tulisan yang dimuat dalam Nueva Sociedad, no 217, 2008. Dari judulnya saja kita bisa menduga bahwa penulisnya, Kenneth M. Roberts, seorang profesor di Cornell University, menampilkan perdebatan seputar isu apakah ideologi dan politik sosial demokrasi memiliki akar sejarah dan kontekstual sosial dan politik di wilayah Amerika Latin?

Dalam konteks ke”kini”an, pertanyaan yang lebih pasti bisa berbunyi, apakah sosial demokrasi memiliki tempat di Amerika Latin? Apakah dia bisa menjadi alternatif dari ideologi dan praktek neoliberalisme yang setelah lebih dari 10 tahun dijalankan di wilayah Amerika Latin memperlihatkan dampaknya yang mengerikan bagi masyarakat pada umumnya, khususnya kelas bawah. Kita bisa menyebutkan di sini kalangan buruh, petani, penduduk asli (indigenous peoples), kalangan perempuan dan kelompok marjinal sebagai pihak yang paling banyak dirugikan dengan dominanya eksperimen neoliberalisme di wilayah tersebut.

(lagi…)


Ditulis dalam The Global Review

Misteri Pemberantasan Perdagangan Narkotika Amerika di Afghanistan

23/10/2009
1 Komentar

Hendrajit
Penulis adalah Direktur Eksekutif Global Future Institute (GFI).

Keputusan Amerika melancarkan invasi militer Afghanistan ternyata bukan dimotivasi oleh serangan balasan terhadap aksi terorisme yang dimotori oleh Osama bin Laden dan Al-Qaeda. Misi utama adalah menguasai sumberdaya minyak di kawasan Asia Tengah. Terbukti bahwa serangan militer Amerika ke Afghanistan terjadi menyusul desakan kuat dari Perusahaan minyak trans-nasional UNOCAL yang mulai tidak nyaman dengan semakin kuatnya pengaruh politik kelompok Islam Taliban.

Inilah sebabnya krisis politik dan sosial-ekonomi yang melanda Afghanistan hingga sekarang belum bisa diatasi. Dan akar dari masalah ini bukan terletak pada pemerintah dan masyarakat Afghanistan melainkan ketidakjelasan program rekonstruksi Afghanistan pasca jatuhnyan pemerintahan Afghanistan yang berada dalam orbit Kelompok Islam Taliban yang diklaim Amerika telah memberi dukungan secara diam-diam kepada Osama bin Laden dan Al-Qaeda.

(lagi…)


Ditulis dalam The Global Review

Pemerintah dan Globalisasi: Take It or Die

Yustiani (Liem Siok Lan)
Direktur Asia Pasifik SMarT Development and Financing. Direktur EDinar University. Representative WITO (World Islamic Trad Organization), pewawancara buku Mengutamakan Rakyat (wawancara Mayjen TNI Saurip Kadi), Menembus Batas (Wawancara Tokoh Dunia), Rakyat Berdaulat (Wawancara Adi Sasono), Alexandra dan Ali Topan: Ku Selalu Ada (Novel karya bersama Teguh Esha) dan Ketua Dewan Pakar DESA MERAK (Deddy Saupir Mengutamakan RAKYAT), salah satu Pendiri NEGERI MERAK.


Ekonom penerima Hadiah Nobel, Yospeh mengkritik bagaimana proeswes globalisasi yang dikelola IMF telah menciptakan kemiskinan dan gejolak social dimana-mana.Namun ia percaya bahwa globalisasi itu sebenarnya bisa menguntungkan negara kaya maupun miskin. Kaum miskin bisa memanfaatkan globalisasi dalam meningkatkan kesejahteraan mereka.

(lagi…)


Ditulis dalam The Global Review
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.